tulisan ketiga yang gue angkat lagi dari blog yang lama ke blog baru ini. salah satu tulisan kesukaan gue. masih tetap orisinil tanpa diedit apapun.
Wednesday, June 15, 2011
“Manusia tiada yang sempurna, maka jadilah orang yang selalu
mencoba melakukan hal yang lebih baik dan janganlah merasa bahwa dirinyalah
yang terbaik..”
Hal terebut yang kini aku rasakan, aku disini sebut saja
dengan baim, seorang manusia biasa yang kesehariannya sama seperti teman
sebayanya. Keseharian aku disini tak ubahnya seperti seekor burung pipit yang
terbang kesana-kemari mencari sesuatu yang baru dan bermanfaat. Tak ubahnya
pula seperti seorang pemimpi yang terus bermimpi akan suatu hal walau rasanya
sulit untuk dicapai. Namun aku tak berhenti sampai disitu. Aku selalu menjadi
seorang yang berbeda dengan yang lainnya. Aku tak ingin hanya menjadi seorang
followers. Karena bagi aku, seorang followers tak ubahnya seperti tak memiliki
jati diri. Mereka hanya terbawa arus, tak berpendirian.
Sebisa mungkin aku tak terbawa derasnya arus pergaulan masa
kini. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa manusia tak ada yang
sempurna, maka aku juga tak mungkin mengikuti arah trend anak muda sekarang.
Mengingat terbatasnya ekonomi dari keluarga aku. Dalam pergaulan memang aku
tidaklah terlalu menonjol dalam berbagai hal. Bukan tidak mampu, tapi ini lebih
kepada diri aku yang tak ingin terlalu menjadi sesuatu yang besar. Aku pun tak
ingin terlibat dalam suatu organisasi. Hal tersebut juga dikarenakan aku lebih
nyaman dengan duniaku, tanpa terikat apapun.
Memang dengan demikian aku tidaklah memiliki suatu hal yang
mampu membuat dirinya menjadi lebih dan lebih dari sebelumnya. Bisa dikatakan
ibarat laptop, maka aku tidaklah melakukan upgrading. Tapi janganlah kalian
pikir aku adalah sebagai individu yang “kuper” atau tak mengetahui hal-hal
baru. Aku melakukan upgrading dengan caraku sendiri. Namun
inilah aku. Dimana aku ya sebagai aku, bukan yang lain.kawan, bukannya
aku adalah seorang yang sombong atau angkuh, tapi aku hanya ingin menjadi aku.
Aku tak begitu tertarik dengan beberapa yang kalian sebut trend, walau ada di
antara kalian yang begitu dekat denganku, tapi aku tak bisa atau tak mampu
menceritakan secara detail bahwa inilah aku..
Tuntutan
dari orang tuanya pun tak menjadi perhatian aku. Aku hanya ingin hidup seperti
yang aku mau. Kedekatannya dengan orang tua memang terkesan dingin. Mungkin
karena aku ingin menunjukan bahwa baginilah caraku menghormatimu wahai bapak -
ibu. Akan aku tunjukan pada kalian kalau aku akan dan mampu menjadi seseorang
yang dapat kalian banggakan. Walaupun kalian kini tak terlalu begitu mengenal
aku
Seperti anak muda lainnya, tentunya aku juga merasakan indahnya jatuh cinta. Cinta aku pada seorang
wanita pun hanya beberapa orang yang mengetahui kehidupan percintaanku. Aku
mungkin adalah seseoarang yang tertutup untuk hal pribadi, termasuk soal
asmara.tak pernah sekalipun aku menceritakan asmaraku dengan orang tua atau
anggota keluarga lainnya. Bahkan dengan teman yang sudah kuanggap dekatpun aku
sangat jarang menyinggung soal asmaraku. Walau dari beberapa teman ada yang
mencoba memancing aku untuk menceritakannya.
Sahabatku. Merekalah yang selama ini paling mengenal aku apa
adanya. Bahkan melebihi orang tua aku. Bersama mereka aku seakan seekor ikan
lumba-lumba yang berenang riang, berlompat-lompat mengeliolingi samudera.
Merekalah yang selama ini aku anggap sebagai keluarga kedua aku. Aku merasa
nyaman diantara mereka. Aku menjadi pribadi yang terbuka dan apa adanya. Mereka
juga mampu membiarkan aku mengekspresikan jati diriku yang sebenarnya.
Jika digambarkan dengan aliran atau genre mussik. Bersama
keluarga dan teman semua aku hanyalah musik pop slow yang menghanyutkan bahkan terkesan membosankan. Namun saat aku
bersama para sahabatku dan berada dalam dunia aku sendiri aku adalah musik rock
dengan beat yang energik. Aku mampu mengeluarkan semua yang ada di fikiranku.
Salah satunya dengan cara ini yaitu menulis. Melalui tulisan aku ungkapkan
semua yang kalian tak ketahui tentan diriku. Aku merasa nyaman dengan memliki
blog pribadi yang mengekspresikan diriku. Sejujurnya juga tulisan ini hanyalah
ungkapan jujur dari seorang aku.
Maka izinkanlah aku meminta maaf pada kalian temanku dan
keluargaku. Aku yang kalian tahu bukanlah aku yang 100% apa adanya. Aku yang
terkadang menghilang, aku yang tak diketahui berfikir apa, aku yang serba
misterius dan tak dapat ditebak. Aku juga ingin menyampaikan kalau aku hanya
mencoba menjadi seorang yang realistis. Aku yang tak di buat-buat, aku yang
mengalir apa adanya. Jadi apakah kalian dapat menilai pribadi aku secara fair?
Dapatkah kalian menerimaku atau mungkin membuat aku berubah menjadi pribadi
yang lebih terbuka di depan kalian?
Maka untuk kini biarkanlah aku tetap dengan caraku yaitu
“terbang dibawah radar”. Aku menjadi lebih nyaman dengan cara demikian. Karena
dengan cara tersebut akan membuat aku tak terbang terlalu tinggi bahkan
melebihi batas kemampuanku hingga membuat aku kehilangan kontrol lalu terjatuh
dan menghancurkan hidupku dan bila suatu saat aku harus mendarat, maka aku akan
dengan mudah mendarat dengan mulus dan tenang.
“if you can dreams you can do it, so dont be followers but
please try to make something new from your dreams”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar